angkutan umum ke ujung kulon

UjungKulon, Banten. Tidak jauh dari Ibukota, kamu bisa menghindari keramaian Jakarta dengan berkunjung ke Ujung Kulon di Banten. Ada banyak pantai indah yang mempesona dengan wisata bawah lautnya yang tidak kalah menarik. Nikmati birunya laut dan putihnya pasir di Pulau Panaitan atau indahnya pemandangan bawah laut di Pulau Badul. PerlindunganAlam Umum, Ketat dan Terbimbing - Perlindungan alam umum merupakan perlindungan terhadap flora, fauna, dan tanahnya. Perlindungan alam umum dibagi menjadi tiga, yaitu perlindungan alam ketat, perlindungan alam terbimbing, dan taman nasional. Ujung Kulon (Jawa Barat) 79.000 hektar. 11. T. N. Besakih (Bali) 78.000 hektar. 12. T Sesuai Surat Edaran Nomor : SE.05/T.12/Tu/P3/5/2021 tentang reaktivasi objek wisata alam di Kawasan Konservasi Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang Provinsi Banten tertanggal 24 Mei 2021. Kita membuka kembali untuk kunjungan wisatawan terhitung mulai tanggal 28 Mei 202," kata Andri. Kemudianperjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum minibus/elf jurusan Labuan-Sumur-Taman Jaya. Terima kasih untuk teman-teman opentrip yang sangat bersahabat selama berwisata bersama-sama di Taman Nasional Ujung Kulon. Bagi kamu yang mau ke tempat wisata ini, persiapkan uang sekitar Rp 850 ribu – Rp 1 juta untuk biaya Tarifsewa kapal untuk mengantar kamu ke Ujung Kulon dan island hopping berkisat antara Rp3.000.000–Rp4.000.000. Sama halnya dengan akomodasi di Ujung Kulon, urusan kapal ini juga sudah harus kamu selesaikan jauh-jauh hari. Minta kapten kapal untuk bersiap di dermaga saat kalian datang. 누누티비 우회. Bikin rencana wisata alam mu ke Ujung Kulon yang lebih matang dan terprediksi, berikut informasi penting tentang rincian biaya yang harus kamu keluarkan menuju Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon Banten Membuat rencana wisata alam ke Ujung Kulon, Merencanakan sendiri untuk wisata ke Taman Nasional Ujung Kulon? kenapa tidak? kepikiran gak sih bisa merancang sendiri ala backpacker tanpa harus melibatkan agen atau tour operator wisata jika mau datang ke Ujung Kulon?. Pasti bisa, dijaman keterbukaan informasi saat ini sangat memungkinan bagi semua orang untuk bisa merencanakan sendiri kemana saja tanpa harus tergantung dengan pihak ketiga. Namun, Anda harus perhatikan hal-hal penting berikut ini agar agenda wisata Anda bisa terlaksana dengan baik, bukannya yang tak kenal dengan Taman Nasional Ujung Kulon. Areal seluas sekitar hektar ini menjadi taman nasional pertama yang diresmikan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1992, setelah ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991. Tempat ini merupakan habitat asli sekaligus sanctuary bagi satwa badak Jawa yang kini jumlahnya tinggal puluhan ekor Pedesaan di Ujung Kulon, yang dipergunakan masyarakat setempat bepergian antar desa dan kota. Perhitungan waktu yang tepat paling penting jika Anda menggunakan kendaraan umum menuju Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. 1 Mobil Pribadi, Sewa atau Kendaraan UmumTransportasi darat menuju desa Sumur, desa terakhir sebelum masuk ke Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon adalah yang pertama harus Anda pikirkan matang. Anda beserta rombongan bisa memilih menggunakan kendaraan pribadi, sewa atau bahkan menggunakan kendaraan umum.[message] car Sebaiknya Jangan Bawa Sedan ke Ujung Kulon Jika Anda merencanakan datang ke Ujung Kulon dengan kendaraan pribadi, saran yang paling tepat adalah pilih jenis kendaraan yang bertipe chassis tinggi dari jalan, seperi MPV bukannya sedan. Menghindari mobil terperosok saat mendekati Ujung Kulon, jalan mulai bergelombang dan rusak karena hujan dan kendaraan berat pengangkut kayu. Jika menggunakan kendaraan umum, dari Jabodetabek rute kendaraan umum menuju desa Sumur adalah melalui kota Serang dengan menggunakan Elf Umum. Perhatikan masalah waktunya, karena dengan kendaraan umum waktu tidak bisa terprediksi dengan tepat sampai karena lebih banyak ngetem di jalan menunggu penumpang. 2. Kapal Wisata Bahari Ujung Kulon, ada dua jenis kapal wisata di Ujung Kulon yang bisa dipergunakan berdasar kapasitas atau daya tampungnya. Kapal Jelajah dengan muatan 25 orang dan 40 orang. Disarankan tidak menggunakan kapal nelayan atau dengan ukuran yang lebih kecil, terlebih saat angin barat dan ombak besar. [next]2 Kapasitas Perahu Wisata Ujung Kulon Minimal 25 orangSetelah mendekati desa Sumur dengan transportasi darat, perjalanan Anda belum berakhir sampai disini. Anda harus menempuh waktu 3 tiga jam lagi menyeberangi lautan menuju Pulau Peucang, jika berencana menginap di Kawasan Taman Nasional Ujung cukup banyak penyedia perahu jelajah atau untuk keperluan wisata atau mancing di Ujung Kulon, sebaiknya Anda pesan jauh hari sebelumnya atau rela menggunakan kapal atau perahu nelayan setempat. Baca Juga Perahu Jelajah Untuk Wisata dan Mancing di Ujung Kulon Tarif sewa perahu atau kapal jelajah untuk mengantar kamu ke Ujung Kulon, jelajah pulau-pulau dan menuju spot snorkeling berkisar Rp. hingga Rp. durasi 2 hari. Sama pentingnya dengan masalah akomodasi di Ujung Kulon, urusan kapal sangat penting dan sebaiknya sudah selesai jauh hari sebelum keberangkatan. Minta Sang Kapten kapal menjemput di dermaga atau penjemputan yang sudah disepakati. Sesampainya di desa Sumur, rombongan langsung bisa menuju kapal tanpa harus menunggu lebih lama lagi. Selama di Ujung Kulon, Kamu akan banyak habiskan waktu diatas kapal jelajah, bahkan makan dan minum juga dilakukan diatas kapal. Turun dari kapal hanya saat kunjungan ke pulau-pulau atau snorkeling. Kapten kapal dan ABK-nya yang menjadi ujung tombak selama kamu di Ujung Kulon, orang-orang penting selama perjalanan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Karena semua keperluan perjalanan wisata hingga makan tiap harinya akan dijamu oleh Kapten dan ABK, jika jumlah peserta cukup banyak Kapten menyertakan Koki khusus untuk urusan periuk nasi gak kosong. Negosiasikan biaya untuk kebutuhan konsumsi selama perjalanan, jangan sampai kekurangan, yang pinter-pinter bernegosiasi aja agak semua kebutuhan perjalanan di laut dan darat lancar semuanya. 3. Tidaklah cukup jika hanya berbekal hammock untuk menginap selama di Ujung Kulon, bukan sekedar tidak nyaman juga kurang aman mengingat kita berada di ruangan terbuka. Pengelola Taman Nasional Ujung Kulon menyediakan lokasi untuk Camping hanya di Pulau Panaitan, di Pulau Peucang tidak diperkenankan mendirikan tenda. [next]3 Menginap di Tenda, Barak atau Resort?Fasilitas penginapan ala backpacker atau layanan setara dengan hotel atau resort?, sama halnya dengan persiapan kebutuhan kapal wisata, kamu harus persiapkan jauh hari sebelumnya. Layanan dan fasilitas yang kamu pilih akan sesuai dengan biaya sewa permalam yang harus kamu keluarkan. Tarif sewa penginapan di Ujung Kulon bervariasi mulai dari IDR hingga per orang per malam. Silahkan sesuaikan dengan budget yang kamu siapkan. Ciputih Beach Resort, salah satu penginapan setara hotel bintang 3 di Ujung Kulon yang menyediakan fasilitas kolam renang bagi pelanggannya. Lokasnya berada sekitar 3 km dari desa Sumur Bagi para Backpackers, mereka lebih memilih menginap di Pulau Peucang, fasilitas penginapan yang disediakan oleh pihak Taman Nasional untuk umum. Perlu hati-hati jika kamu dan rombongan datang saat weekend, saking banyaknya pengunjung sistem booking sudah tidak diberlakukan lagi, siapa datang dulu dia dapat tempat tidur. Lebih aman jika memang harus menginap di pulau Peucang pesan bungalow Flora atau Fauna yang bisa dipesan jauh hari sebelumnya. Harga sewa perkamar di Pulau Peucang berkisar Rp dengan kapasitas maksimal 3 orang semakin maraknya geliat wisata alam di Ujung Kulon, banyak pelaku pariwisata dan masyarakat bergegas membangun fasilitas wisata, khususnya penginapan. Beberapa hotel kecil, bungalow dan homestay mulai muncul bergantian sepanjang dari Desa Sumur hingga Taman Jaya. Pilihan menginap lebih banyak pilihan saat berkunjung ke Ujung KulonTidak kebagian kamar atau penginapan di Pulau Peucang, bukan berarti semuanya berakhir. Kamu bisa melirik fasilitas penginapan yang disediakan oleh masyarakat setempat di Desa Sumur dan Taman Jaya. Harga jauh lebih bersahabat, antara Rp. hingga Rp per kamar satu malam dengan fasilitas yang memadai dan nyaman untuk istirahat malam. 4. Saatnya mulai menentukan aktivitas wisata apa aja yang kamu rencanakan di Ujung Kulon. Kegiatan dengan tema Wisata Bahari, Safari Satwa, Trekking, Jelajah Pulau-Pulau, Snorkeling, Camping atau bahkan Scuba Diving? semua akan terkait dengan biaya karena setiap aktivitas alam di Ujung Kulon sudah ada tarifnya masing-masing dari Seksi Pengelolaan Taman Nasional Ujung Kulon. [next]4 Jelajah Pulau, Wisata Bahari, Snorkeling atau Scuba Diving Siap Grak, tinggal jalan dan beraksi menuju Ujung Kulon!. Tunggu dulu, satu lagi masalah pembiayaan yang kudu kamu kelarin, biaya masuk kawasan dan aktivitas selama di Ujung Kulon juga perlu diperhitungkan sebelumnya. Banyaknya aktivitas artinya juga perlu banyak biaya, belum termasuk biaya perahu pengantar jika kapal tidak bisa merapat dan bersandar di dermaga. Berikut adalah tarif resmi yang dikeluarkan oleh pihak Taman Nasional Ujung Kulon kepada para wisatawan yang berkunjung dan perlengkapan snorkeling atau bawa sendiri sangat penting jadi bahan pertimbangan. Ketimbang udah jauh-jauh sampe Pulau Badul tidak kesampaian melihat keindahan bawah lautnya gara-gara sewa perlengkapan gak diperhitungkan mateng. Jangan sampai menghilangkan gogle, snorkel atau spin ya! Sumber Balai Taman Nasional Ujung Kulon - Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Handeleum Baca Juga Pengalaman Wisata selama 3 hari 2 malam di Ujung Kulon JENIS BIAYA WNI WNA Tiket Masuk Hari Kerja Hari Libur IDR IDR IDR IDR Asuransi IDR IDR Biaya Sandar Kapal Motor KMK 1 KMK 2 IDR IDR Aktivitas Wisata Alam Ujung Kulon Karang Copong IDR Padang Cidaon IDR Tanjung Layar IDR Cibom IDR Cijengkol IDR Ciramea IDR Ciramea TJ IDR Cibunar IDR Snorkeling IDR Mancing IDR Fasilitas Wisata Ujung Kulon Cibom Boat IDR Cidaon Boat IDR Jukung IDR Dapur IDR Scuba Diving + Guide IDR Isi Tabung Selam IDR Camping IDR *sumber Balai Taman Nasional Ujung Kulon - Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Handeleum 5. Membuat rencana perjalanan yang tepat sangatlah penting, waktu yang tepat di lokasi yang tepat di Ujung Kulon akan menentukan pengalaman unik dan menarik saat berkunjung di kawasan konservasi Ujung Kulon. Tanpa diduga sebuah momen bisa mengabadikan Harimau Jawa di Padang Savana Cidaon adalah juga karena kekuatan dari rencana perjalanan atau itinerary. [next]5 Sebuah Contoh dan Ilustrasi Itinerary Selama di Ujung Kulon[accordion] Hari 1 - Perjalanan menuju Desa Sumur Persiapan keseluruhan Berangkat menuju Ds. Sumur Hari 2 - Explore Ujung Kulon, Snorkeling, Jungle Trekking dan Wildlife Monitoring Tiba di Desa Sumur Sarapan dan Persiapan menuju Pulau Peucang Naik kapal dan perjalanan menuju Pulau Peucang Tiba di Pulau Peucang, aktivitas foto-foto dilanjutkan snorkeling spot Ciapus dan Citerjun Kembali ke base camp bersih-bersih dan makan siang Perjalanan menuju Tanjung Layar Lanjut explore Karang Copong Trekking ke padang pengembalaan Cidaon, Wildlife monitoring Berlabuh dan kembali ke Pulau Peucang, bersih bersih, acara bebas menunggu makan malam Saat nya makan malam Acara santai sambil ngobrol dengan sahabat baru perjalanan Waktunya istirahat, recharge untuk acara esok Hari 3 - Explore Pulau Handeleum, Pulau badul dan Kembali ke Jakarta Persiapan pribadi Sarapan Check out penginapan dan kembali menaiki kapal di dermaga Pulau Peucang Berlayar menuju Pulau Handeleum Berlabuh diPulau Handeleum dan menuju Muara Sungai Cigenter Canoeing bersampan di muara Cigenter Kita kembali menaiki kapal, makan siang diatas kapal sambil berlayar menuju Pulau Badul Snorkeling di spot Pulau Badul, dan menikmati suasana pulau Kembali menaiki Kapal, untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Ds. Sumur Berlabuh di pantai Sumur, bersih-bersih dan menaiki bis untuk persiapan menuju Jakarta Berangkat menuju Jakarta Perkiraan sampai di Plaza Semanggi Tour berakhir, sampai jumpa di trip dan destinasi selanjutnya. detikTravel Community - Mendengar kata Ujung Kulon, selama ini mungkin yang ada dibenak orang adalah badak. Padahal sebenarnya Ujung Kulon itu lebih dari sekedar badak saja. Ada pantai indah, padang savana, hingga flora, fauna Kulon merupakan situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1991 yang menyimpan banyak kekayaan alam, mulai pantai, laut, sungai, padang savana, hutan, flora, dan menjadi situs warisan dunia versi UNESCO, Ujung Kulon juga ditetapkan sebagai taman nasional sejak tahun 1980. Letak Taman Nasional Ujung Kulon, sesuai dengan namanya berada di sisi paling barat pulau jawa, berjarak sekitar 183 km dari Jakarta, ada beberapa alternatif untuk menuju Taman Nasional Ujung Kulon. Pertama bisa naik angkutan umum, bawa kendaraan pribadi, atau pun menyewa kendaraan. Jika ingin naik angkutan umum, bisa dimulai dari Terminal Kalideres atau pun Kampung Rambutan dengan bus jurusan Kota Serang, dari Serang ada angkutan menggunakan mobil Elf sampai Desa Taman Jaya, start point perjalanan Ujung kendaraan pribadi ada dua alternatif jalan, melalui Kota Serang dan Pandeglang sejauh 183 km dengan jalan yang rusak berat, atau melalui Cilegon via Anyer dengan jarak tempuh lebih jauh 215 km, namun dengan jarak yang sedikit lebih bila menyewa kendaraan, jika jumlah rombongan sekitar 14-15 orang, dapat menggunakan mobil Elf dengan harga sewa Rp untuk perjalanan pergi-pulang + supir yang menunggu di Desa Taman Jaya. Untuk jalur yang ditempuh sama dengan menggunakan kendaraan Desa Taman Jaya, perjalanan harus dilanjutkan melalui jalur laut untuk menuju Pulau Peucang, Tanjung Layur, Cidaon dan Pulau Handeleum. Disarankan tujuan pertama adalah Pulau Peucang, selain terdapat banyak penginapan, jaraknya lebih dekat dengan tujuan-tujuan yang menuju Pulau Peucang dan spot yang lainnya, harus menggunakan perahu motor. Harga sewa perahu motor Rp siap mengantarkan kemana saja tujuan yang diinginkan. Demi keamanan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan selama berada di Ujung Kulon, dapat menyewa guide yang tarifnya Rp + rokok. Jangan lupa untuk izin dulu di pos Perhutani dekat dermaga Taman Jaya dan membayar tiket masuk, Rp untuk WNI dan Rp untuk dari Desa Taman Jaya menuju Pulau Peucang ditempuh selama 4 jam. Menyusuri Teluk Selamat Datang teluk dimana Desa Taman Jaya berada dan Selat Panaitan selat yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Panaitan yang berada di sebelah barat Pulau Peucang. Sebelum bersandar di Pulau Peucang, ada baiknya berhenti untuk di Pulau Peucang akan disambut dengan pantai berpasir putih yang indah, dengan air laut yang berwarna biru kehijuan. Di Pulau Peucang bisa menyewa penginapan dengan harga mulai Rp per kamar dengan tiga kasur. Perlu diperhatikan juga agar tidak menaruh makanan sembarangan selama berada di penginapan ataupun lingkungan Pulau Peucang, karena hewan-hewan seperti monyet, celeng, dan rusa, serta biawak bebas berkeliaran dan berinteraksi dengan pantai berpasir putih yang mengelilingi Pulau Peucang, kita juga dapat menyaksikan matahari terbenam di Karang Copong, sisi lain Pulau Peucang. Perjalanan menuju Karang Copong dapat ditempuh dengan treking selama kurang lebih sejam melewati hutan tropis dengan pohon-pohon besar didalamnya. Selama perjalanan menuju Karang Copong, kita juga akan bertemu banyak dengan hewan-hewan liar, seperti yang banyak berkeliaran di sekitar puas melihat sunset di Karang Copong, kita harus kembali ke penginapan dengan medan yang sama. Oh iya, perlu perhatikan, karena perjalanan ke penginapan dari Karang Copong setelah melihat sunset sudah gelap, disarankan untuk membawa senter. Setelah itu harus segera istirahat, karena esok pagi harus menuju Cidaon, padang rumput tempat hewan-hewan liar yang langka menuju padang Cidaon harus ditempuh dengan perahu motor, karena Cidaon berada di Pulau Jawa di seberang Pulau Peucang. Dari Pulau Peucang menuju Cidaon ditempuh selama 10 menit. Jika beruntung dapat melihat pelangi, sesuatu yang sudah sangat susah dilihat di di Cidaon, kita akan disambut dengan dermaga yang tak kalah cantik dengan yang ada di Pulau Peucang. Dari dermaga kita harus melakukan treking masuk hutan untuk menuju padang Cidaon. Padang Cidaon adalah sebuah savana tempat hewan-hewan seperti banteng, merak, dan yang lainnya berkumpul untuk mencari satwa-satwa melakukan aktivitas merumput di Cidaon antara pukul WIB dan WIB. Jika kita beruntung, di Cidaon kita bisa melihat banteng dan merak sedang merumput dan berjemur. Tidak seperti hewan-hewan di Pulau Peucang yang sudah akrab dengan kehadiran manusia, satwa di Cidaon masih asing akan kehadiran manusia, dan mereka akan segera berlari masuk ke dalam hutan. Jika kurang beruntung, kita masih bisa melihat banteng yang sudah mati dan menjadi tulang belulang karena sakit atau faktor usia di pondok yang ada di puas bercengkeraman dengan satwa liar di Cidaon, kita harus kembali ke penginapan di Pulau Peucang untuk packing dan menuju destinasi berikutnya, kanoing di Cigenter. Cigenter letaknya dekat dengan Desa Taman Jaya, jadi kita harus menempuh perjalanan jauh lagi mengarungi lautan selama 3 seperti keberangkatan ke Pulau Peucang, perjalanan ke Cigenter disambut ombak yang tidak bersahabat selama perjalanan. Perahu berguncang terus hampir selama perjalanan, baju hampir basah semuanya. Jadi terbayang bagaimana rasanya perjuangan para imigran gelap dari Timur Tengah yang mau mencari suaka ke Australia, melewati ombak yang mungkin lebih besar dengan ukuran perahu yang sama. Ah, hidup memamg kanoing di Cigenter, kita harus mendaftar dulu di Pulau Handeleum yang letaknya tidak terlalu jauh dari Cigenter. Tarif kanoing di Cigenter Rp dengan satu kano bisa ditumpangi 5 atau 6 orang ditambah operator di Cigenter di mulai dari bibir pantai dan masuk ke Sungai Cigenter. Perjalanan kanoing di Cigenter ditempuh dalam waktu sekitar 90 menit perjalanan pulang pergi. Selama kanoing, jika berutung kita bisa melihat hewan-hewan bergelantungan di atas kita, sungguh rute kanoing yang setelah kanoing di Cigenter, ada satu tempat lagi tempat yang harusnya dikunjungi, yaitu Pulau Badul. Tapi, karena ombak yang lagi benar-benar tidak bersahabat, perjalanan ke Pulau Badung dibatalkan. Perlu jadi pertimbangan, karena selama di Pulau Peucang dan sekitarnya tidak terdapat warung nasi, kita bisa menyewa alat dan juru masak selama berada di sana. Biayanya sekitar Rp penutup, mungkin bisa ditambahkan sedikit tagline untuk motivasi terus mengeksplore indahnya republik ini, "Karena setiap jengkal tanah Indonesia adalah surga." Wisata Ujung Kulon, Perjalanan ke Taman Nasional Banten Terpopuler by Sarah Armetia Destinasi wisata Ujung Kulon menghadirkan pengalaman perjalanan yang unik dan berbeda. Objek wisata Banten yang satu ini laksana terisolir dari riuh sesak kehidupan kota. Sejak tahun 1992, Taman Nasional Ujung Kulon ini telah dinyatakan sebagai Warisan Dunia World Heritage oleh UNESCO. Di sinilah tempat konservasi satwa badak bercula satu, hewan langka yang dilindungi negara. Wisata Taman Nasional Ujung Kulon secara administratif masuk ke dalam dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Sumur. Kedua kecamatan ini adalah bagian wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten. Di Banten, destinasi wisata favorit lainnya di antaranya adalah Pantai Anyer, Pantai Carita, dan Pulau Umang. Keadaan alam yang begitu murni dapat Anda temukan di kawasan wisata Ujung Kulon ini. Satu-satunya sumber tenaga listrik di sana hanya ada di Pulau Peucang. Inilah sebab Anda akan kesulitan menggunakan perangkat elektronik di kawasan ini, termasuk alat komunikasi. Taman Nasional Ujung Kulon menawarkan pesona alam unik yang jarang ditemukan di tempat lainnya. Aneka keunikan dan keindahan alam dapat Anda temukan, mulai dari air terjun, sungai, pantai berpasir putih, taman laut, hingga sumber air panas. Tak kurang dari itu, flora dan faunanya mampu memberikan pengalaman wisata yang menarik. Anda dapat menyaksikan ikan Glodok yang mampu memanjat akar dari pohon bakau atau ikan Sumpit yang dapat menyemprotkan air hingga satu meter di atas permukaan air. Sebagai sebuah kawasan yang dilindungi, tentu saja Anda harus mematuhi aturanyang berlaku di areal wisata Ujung Kulon ini. Beberapa di antaranya, misalnya Anda dilarang untuk membawa benih tanaman, bahan kimia, senjata api, maupun binatang peliharaan. Termasuk juga larangan untuk menangkap dan berburu binatang atau menebang pohon. Baca juga Menikmati Pesona Wisata Pantai Anyer di Banten Alamat Wisata Ujung Kulon Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Banten Telp. 0253 801731 Peta lokasi klik di sini Koordinat GPS Spot Menarik Wisata Ujung Kulon Ada banyak tempat wisata Ujung Kulon yang menarik dan patut dikunjungi. Secara umum, suguhan alam di sana mampu membawa rasa betah untuk berlama-lama menjelajahinya. 1. Pulau Peucang Pulau Peucang adalah tempat relaksasi yang menarik bagi Anda yang menginginkan kedamaian dan jauh dari rutinitas yang membuat penat. Sebagi sebuah destinasi wisata di Ujung Kulon, pulau ini sudah memiliki fasilitas dan infrastruktur yang memadai. Anda dapat menikmati pemandangan alam yang mengagumkan di sana, juga pantai dan alam bawah lautnya. Salah satu kegiatan wisata yang populer di Pulau Peucang adalah aktivitas diving dan snorkeling. Anda juga dapat menjumpai karang mati berukuran besar dan berlubang di sana, yakni karang Copong yang terletak di bagian utara pulau tersebut. 2. Kepulauan Handeuleum Kepulauan Handeuleum terdiri dari pulau besar dan kecil. Di sana, terdapat sebuah sungai bernama Cigenter. Anda dapat menyusuri sungai tersebut menggunakan perahu dayung kecil kano. Aneka spesies satwa dapat Anda saksikan di sepanjang perjalanan, seperti burung, ular, dan beragam jenis ikan. Objek wisata Ujung Kulon ini juga menyuguhkan keindahan air terjun bertingkat yang menarik. Selain berdayung menyusuri sungai Cigenter, Anda dapat pergi mengunjungi pulau-pulau lainnya, seperti Handeuleum Besar, Handeuleum Kecil, Handeuleum Tengah, dan Pulau Kalong. 3. Pulau Panaitan Jika Anda pecinta olahraga air, berkunjung ke Pulau Panaitan di Ujung Kulon adalah salah satu yang menarik. Pulau ini terletak di Barat Laut Pulau Peucang. Pada umumnya, aktivitas populer yang dilakukan wisatawan di kawasan wisata Ujung Kulon yang satu ini adalah berselancar. Ombak bagus untuk berselancar di sini dinamakan sebagai “one palm point”, terkenal di kalangan para penikmat surfing. 4. Curug Cikacang Kawasan Curug Cikacang kerap digunakan untuk kegiatan penelitian. Daerah curug di Ujung Kulon ini memiliki hutan primer dan hutan sekunder serta menjadi habitat aneka macam flora dan fauna. Termasuk di antaranya, sejumlah tanaman obat yang terdapat di hutan kawasan Curug Cikarang. 5. Mata Air Panas Cibiuk Lokasi air panas alam yang berjarak sekitar 2 km dari Taman Jaya di Ujung Kulon ini dipercaya mampu mengobati berbagai penyakit. Tidak heran, Anda dapat menjumpai cukup banyak orang yang datang ke sana. 6. Padang Rumput Cidaon Di padang rumput ini, Anda dapat menyaksikan banteng-banteng yang sedang merumput. Agar tidak mengganggu aktivitas satwa liar ini, Anda direkomendasikan untuk menikmati pemandangan tersebut menggunakan teropong dari menara. Satu hal lagi yang menarik, panorama padang rumput Cidaon terlihat indah tatkala matahari terbenam. Inilah sebab spot wisata Ujung Kulon yang satu ini kerap dikunjungi wisatawan di kala sore 7. Tanjung Layar Aktivitas treking di tempat ini menyuguhkan Anda situasi hutan dengan pepohonan besar dan suara kicauan burung di sepanjang perjalanan. Di akhir perjalanan, Anda dapat menjumpai sebuah mercusuar. Hotel di Ujung Kulon Beberapa penginapan dan hotel di dekat Ujung Kulon dapat Anda temukan. Atau, Anda mungkin ingin menginap di sebuah cottage atau villa dekat Ujung Kulon, misalnya Mutiara Carita Cottages dan Tanjung Lesung Beach Hotel. Anda dapat mencari hotel atau penginapan di Berastagi secara online guna memastikan ketersediaan kamar. Salah satu booking online yang populer adalah AGODA. Rute Perjalanan ke Ujung Kulon Kawasan wisata Ujung Kulon dapat ditempuh melalui jalur darat dan jalur laut. Jika Anda dari Jakarta, Anda dapat menggunakan angkutan bus jurusan Kalideres – Labuan. Atau, juga bus jurusan Kampung Rambutan – Serang – Labuan. Setelah itu, Anda dapat menaiki angkutan umum berupa minibus dengan rute Labuan – Sumur – Taman Jaya. Sementara bila melalui jalur laut, kawasan wisata Ujung Kulon dapat ditempuh dengan menaiki kapal sewaan. Tempat-tempat penyewaan kapal ini biasanya terdapat di Labuan dan Taman Jaya. s There are 3 ways to get from Jakarta to Ujung Kulon National Park by train or bus Select an option below to see step-by-step directions and to compare ticket prices and travel times in Rome2Rio's travel planner. What companies run services between Jakarta, Indonesia and Ujung Kulon National Park, Banten, Indonesia? There is no direct connection from Jakarta to Ujung Kulon National Park. However, you can take the train to Tanahabang, take the train to Rangkasbitung, take the walk to Rangkasbitung, take the bus to Pandeglang, then take the travel to Ujung Kulon National Park. Alternatively, you can take the train to Juanda, take the walk to Juanda, take the bus to Terminal Kali Deres, take the bus to Labuan terminal labuan pandeglang, then take the travel to Ujung Kulon National Park. Want to know more about travelling around the world? Rome2Rio's Travel Guide series provide vital information for the global traveller. Read our range of informative guides on popular transport routes and companies - including Italy Travel Guides, Thanksgiving 2018 How to travel stress-free and Heading to Europe? Read this before you buy a Eurail Pass - to help you get the most out of your next trip. Kamu ingin mengeksplorasi Pulau Jawa sebelah barat? Jika iya, siap-siap kamu akan dibuat terkejut dengan apa yang akan kamu lihat dan temukan. Buat kamu yang mengira Pulau Jawa paling barat nggak ada wisata alam yang menakjubkan, kamu keliru. Pasalnya, di sana banyak destinasi wisata yang menarik, utamanya wisata bahari. Salah satu paket wisata yang dapat kamu pesan adalah Trip Pulau Peucang Ujung Kulon by Go Adventure. Trip Pulau Peucang Ujung Kulon Letak Pulau Peucang berada di Selat Panaitan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten atau lebih tepatnya di sebelah barat Taman Nasional Ujung Kulon Banten. Di tempat ini adalah habitat untuk hewan-hewan yang dilindungi, seperti kijang, rusa, kera ekor panjang, merak hijau, biawak, hingga babi hutan. Jadi, kamu nggak hanya akan melihat jernihnya air di Pulau Peucang, tapi juga melihat aneka satwa eksotis. Paket wisata Pulau Peucang Ujung Kulon menawarkan beberapa aktivitas wisata, mulai dari aktivitas underwater, jelajah antarpulau, dan wisata pantai. Terkait aktivitas jelajah pulau island hopping akan dilaksanakan di sekitar area Taman Nasional Ujung Kulon Banten. Kemudian, aktivitas underwater yaitu snorkeling atau selam permukaan di spot terbaik Ujung Kulon. Setelah puas melihat keindahan bawah laut di Ujung Kulon, kamu bisa menunggu matahari tenggelam atau sunset di Dermaga Cidaon dan sunrise di Pulau Peucang. Buat kamu yang pecinta hewan, sobat tiket juga bisa melakukan wildlife monitoring atau menyaksikan aktivitas hewan liar di Savana Cidaon. Selain itu, wisatawan juga bisa naik sampan atau canoeing sambil menyusuri Sungai Cigenter yang dijuluki Sungai Amazon-nya Indonesia karena aliran sungai ini tenang, jadi nggak perlu khawatir. Harga Tiket Trip Pulau Peucang Ujung Kulon PandeglangAda tiga paket yang ditawarkan untuk wisatawan. Kamu bisa memilih titik di mana kamu akan dijemput oleh kru dari Go Adventure. Dari tiga meeting point tersebut, dua di antaranya berada di Banten, sedangkan sisanya di Jakarta. Berikut daftar paketnya Meeting Point Ujung Kulon - Dermaga Sumur Pandeglang harganya mulai dari per orang;Meeting Point Serang - Tugu Serang harganya mulai dari per orang;Meeting Point Jakarta - Plaza Festival Mall Kuningan mulai dari per orang.*Harga bisa berubah kapan saja, cek katalog paket halaman ini untuk harga paling Trip Pulau Peucang Ujung Kulon Pulau Peucang sudah memiliki fasilitas umum yang memadai, seperti penginapan, toilet umum dengan air bersih, warung, tempat makan, dan kapal penyeberangan. Di samping itu, fasilitas yang kamu dapat dari paket ini, antara lain Asuransi dari tiket masuk Taman Nasional;Tiket masuk wisata;Sewa perahu jelajah; Transportasi kendaraan wisata;5 kali makan;1 kali camilan setelah snorkeling;Snack satu kali dan air mineral;Homestay;Retribusi semua destinasi;Basecamp istirahat dan toilet di sumur;Dokumentasi di atas dan bawah air;Tour leader dan tour guide;Life jacket/pelampung selama Trip Pulau Peucang Ujung Kulon Jika kamu mau jalan-jalan ke Pulau Peucang, pulau ini terletak di Selat Panaitan, Pandeglang, Banten atau lebih tepatnya di sebelah barat Taman Nasional Ujung Kulon. Untuk bisa ke sini kamu harus melalui jalur laut, ya, nggak bisa lewat darat. Cara Menuju Pulau Peucang Ujung Kulon Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk bisa sampai ke Pulau Peucang. Pastinya, nggak ada layanan transportasi online yang menuju ke sini. Jika kamu berangkat dari Jakarta, salah satu rute yang dapat dilewati yakni melalui jalan tol Jakarta tujuan ke Merak. Alternatif lainnya adalah lewat jalan tol Jakarta ke arah Tangerang. Setelah keluar dari tol, kamu lanjutkan ke Jalan Pandeglang menuju Dermaga Penyeberangan Sumur yang terletak di Desa Sumur, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. Penyeberangan berangkat dari dermaga ini memakai kapal ke Pulau Peucang. Jam Operasional Trip Pulau Peucang Ujung Kulon Objek wisata ini tentunya buka 24 jam karena ada penduduk yang tinggal di Pulau Peucang. Namun, jadwal untuk Trip Pulau Peucang Ujung Kulon by Go Adventure jadwal keberangkatannya mulai pukul setiap Jumat pukul WIB hingga Minggu pukul WIB. Perlu diketahui kalau untuk setiap meeting point berbeda jam berangkatnya, maka cek detail masing-masing paket agar lebih jelas. Yuk Ikut Trip Pulau Peucang Ujung Kulon Pandeglang! Itulah detail open trip di Pulau Peucang, Ujung Kulon, Pandeglang, Banten. Kalau kamu sudah menentukan hari keberangkatan, segera booking paket Trip Pulau Peucang Ujung Kulon Pandeglang lewat aplikasi

angkutan umum ke ujung kulon